Bukan Jenjang Pendidikan Tetapi Tekad dan Kerja Keras adalah Kunci Utama Meniti Karir Masa Depan

Mungkin masih banyak orang yang berpikir kalo makin tinggi ijazahnya makin sukses. Ya ga salah juga seh, tapi kadang ijazah tidak menentukan arah kesuksesan di masa depan. Sejatinya sikap kerja keras dan semangatlah yang menjadi landasannya.

Jika sekarang ini kamu masih minder soal ijazahmu, sante aja gan ga usah bingung.

Yang penting itu semangat dan kerja keras. Tanpa itu kamu ga akan sukses.

Kamu ga bisa kalo cuma ngandelin ijazah buat meraih bintang, mimpi maksudnya. Di luar itu, kamu harus/ wajib/ kudu punya semangat yang membara dan kerja keras tanpa henti.

Ketika masuk dunia kerja kamu dituntut untuk menampilkan performa yang maksimal agar sanggup meniti tangga kesuksesan. Semangat yang membara tak pernah padam juga modal utama supaya tidak keok ditengah jalan.

Ijazah bukan fondasi utama. Keuletan wajib dimiliki

Semangat dan kerja keras masih kurang, harus disertai keuletan supaya bisa bertahan di dunia kerja. Segepok keuletan yang dimiliki lebih berguna ketimbang selembar kertas ijazah sarjana.

Sifat ulet akan membuatmu terus menerus mencari inovasi, terus menerus mencari solusi dalam setiap masalah tantangan. Keuletan lah yang akhirnya akan membawamu ke gerbang keberhasilan.

Jangan sampai gelar sarjana membuatmu sombong. Sikap rendah hati adalah bekalmu untuk menapaki jenjang karir.

Mentang-mentang punya gelar sombongnya minta ampun. Memang untuk dapat gelar sarjana dibutuhkan perjuangan yang tidak mudah. Bangun pagi, pulang malem karena ngerjain tugas, makannya indomi ga pake telor soalnya kurang 2 ribu, trus skripsi ga kelar-kelar akhirnya dapet surat cinta dari kampus, terus,,,ah sudahlah.

Hai anak muda janganlah engkau sombong. Kesombongan secara otomatis akan menutup telinga kepada saran serta ilmu yang didapat oleh orang lain dan tak lama lagi kamu akan hancur. sikap rendah hatilah yang harus dimiliki supaya kamu makin bisa menimba ilmu.

Ga usah minder soal ijazah, percaya diri itu lebih baik.

Selain ulet, kepercayaan diri harus dimiliki sebagai pondasi. Kepercayaan diri ini ibarat sebuah pedang samurai yang digunakan untuk menebas semua rintangan dan menghalau serangan supaya kamu tahan terhadap berbagai macam cobaan.

Sehingga nantinya tidak ada lagi alasan yang akan membuatmu merasa minder hanya karena jenjang pendidikanmu yang tak seberapa.

Ijazah cuma mengantarmu sampai interview, integritas dan etos kerja yang menjadi penentu segalanya.

Ijazah yang kamu punya saat ini sejujurnya hanya mengantarmu sampai meja interview saja. Ketika kamu sudah nyemplung di dunia kerja, integritas dan etos kerjalah yang menjadi aktor utama.

Ijazahmu tidak lagi dipandang melainkan hasil kerjamu yang menjadi pertimbangan masa depanmu. Jadi kalo hobinya masih koar-koar ijazah ya resiko tanggung sendiri.

Paksa dirimu agar selalu bisa meningkatkan integritas serta etos kerja supaya bisa melejitkan karirmu hingga ke puncak kesuksesan.

Memang banyak orang memiliki gelar pendidikan tinggi, tapi bukankah mereka yang bertahan adalah mereka yang berdedikasi?

Tentu kita tidak bisa memungkiri fakta bahwa banyak orang yang berusaha secara mati-matian yang pada akhirnya mendapatkan gelar tinggi. Tapi tenang saja, kita tidak perlu takut.

Mereka yang tahan banting adalah mereka yang berdedikasi tinggi. Walaupun tidak selalu memiliki gelar yang tinggi.

Tak perlu merutuki gelar sarjana yang belum didapat, yakinlah bahwa kamu bisa menciptakan rute kesuksesanmu sendiri.

Setiap orang memiliki rejekinya masing-masing, memiliki jalannya sendiri-sendiri. Ada yang mencoba meniti karir dengan ijazah. Namun, tidak sedikit pula yang berhasil  dengan ketekunan dan kerja keras.

Sejatinya, sukses atau tidaknya seseorang tergantung dari dirinya masing-masing. Tak perlu merutuki soal keadaan, karena tiap anak manusia memiliki potensi dan sanggup merubah nasib.

Sejatinya, setiap orang bisa sukses, kamu juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *