Inilah Alasan Beberapa Perempuan Tidak Bisa Mengikuti Cara Suhay Salim Menikah

Pernikahan saat ini sedang menjadi topik yang hangat dibicarakan selama sepekan ini di Indonesia. Pasalnya ada peristiwa pernikahan kontroversial yang amat kontras sedang terjadi. Peristiwa pertama dilangsungkannya pernikahan super mewah yang nilainya Rp 10 miliar. Pernikahan itu digelar dua keluarga “crazy rich Surabaya” dan disorot habis-habisan oleh media. Akibatnya dari sorotan media yang begitu masive, hingga masalah suvenir berupa emas pun diberitakan. Hal itu membuat kedua mempelai jadi stress dan hampir saja membatalkan pesta pernikahannya.

Lalu belum reda berita heboh pernikahan crazy rich Surabaya itu, muncul lagi kehebohan di dunia pernikahan Indonesia. Kehebohan itu datang dari seorang beauty vlogger, Suhay Salim. Wanita ini kerap dikatakan sebagai “penyebar racun” bagi para wanita yang gemar mengulas tentang skincare. Melalui akun Instagram Story miliknya, Suhay menceritakan tentang pernikahannya yang nyentrik dan sederhana. Dia hanya datang ke KUA dengan menggunakan baju casual (blazer hitam polos dan jeans), dan akhirnya resmi sudah dirinya dan pasangannya resmi sebagai suami istri.

Kedua cerita mengenai pernikahan itu memang sangat kontras. Pro dan kontra pun bermunculan. Tidak sedikit pula yang mendukung dan ingin melakukan hal serupa seperti yang dilakukan Suhay. Ada juga yang beranggapan bahwa idenya sangat antimainstream yang akan berakibat siap untuk dicoret dari Kartu Keluarga jika melakukannya. Di manapun kamu berada, tentunya kamu memiliki obsesi tentang pernikahan dan selalu menggebu-gebu membicarakannya. Karena memang topik tersebut begitu membuat gelisah bagi para muda di Indonesia.

Pernikahan bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia bukan hanya sekedar mengucap janji suci antara dua anak manusia untuk saling menyayangi dan melindungi selamanya. Ada ungkapan yang begitu populer di Indonesia mengenai pernikahan yang bunyinya, “jika kamu menikah, kamu bukan hanya menikahi istri atau suamimu, tapi juga keluarganya!”

Dari ungkapan itulah, sebuah momen pernikahan bagi sebagian besar orang Indonesia tidak hanya membuat senang mempelai. Namun juga harus memenuhi keinginan orang tuanya hingga saudara dan kerabatnya lain. Maka dari itu, yang terjadi di Indonesia rela menggelontorkan dana minimal Rp 40 juta untuk pesta pernikahan yang digelar meski jika hanya pergi KUA itu semuanya tidak dipungut biaya.

Semestinya, pernikahan yang dilakukan ala Suhay Salim ini bisa menjadi suatu hal yang wajar dan normal. Namun, apakah memang demikian semua perempuan di Indonesia memandang konsep pernikahan seperti yang dilakukan oleh Suhay Salim. Pada kenyataannya pun, beberapa wanita mengatakan bahwa untuk melakukan konsep pernikahan seperti yang dilakukan Suhay Salim merupakan hal yang sulit dilakukan. Alasannya tidak lain dan tidak bukan karena permasalahan budaya.

Nah, buat kamu yang mencoba-coba untuk mengikuti langkah Suhay Salim saat menikah, tentu kamu harus benar-benar siapkan mental. Karena, meski hal itu mudah dilakukan tentunya akan terbentur pada masalah adat bahkan orang tua kita yang menginginkan pernikahan itu sebagai momen yang menyenangkan dan layak dikenang sekali dalam seumur hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *